Pengenalan Minuman Alkohol

pengenalan alkohol

Secara ilmu kimia alkohol dibagi menjadi 3 jenis dengan nama kimia Ethanol, Methanol, dan Isopropanol. Satu satunya jenis alkohol yang bisa dikonsumsi adalah Ethanol. Methanol dipergunakan untuk komponen bahan bakar kenderaan dan Isopropanol untuk pembersih dan disinfektan. Dalam artikel ini kita akan akan mendalami lebih detail untuk minuman alkohol yang bisa dikonsumsi yaitu Ethanol dan selanjutnya kita akan sebut sebagai alkohol.

Ada 2 kategori minuman alkohol, yaitu alkohol yang disuling (distilled) dan alkohol tanpa suling (undistilled). Alkohol yang disuling mengikuti proces fregmentasi dan merubah bahan yang difermentasi menjadi satu rangkaian konsentrasi alkohol yang lebih tinggi. Alkohol tanpa suling biasanya disebut minuman fermentasi. Fermentasi adalah proses yang menggunakan bakteri atau ragi secara kimia merubah gula menjadi alkohol Ethanol. Contoh alkohol fermentasi adalah arak (wine) dan bir.

Berikut adalah jenis minuman alkohol berdasarkan kadar konsentrasi https://www.alcoholrehabguide.org/alcohol/types/

1. Minuman alkohol tanpa suling (Undistilled alcohol)

1.1 Bir (Beer) ; 4%-6% ABV (Alcohol By Volume)

pengenalan alkoholBir adalah alkohol terpopuler di dunia. Kemungkinan besar bir adalah minuman alkohol tertua berdasarkan sejarah.  Kadar konsentrat alkohol berkisar 4% – 6% ABV.

1.2 Anggur (Wine) ; 10%-14% ABV

pengenalan alkoholAnggur juga termasuk alkohol yang sudah ada sejak jaman dulu. Champagne adalah anggur bersoda yang paling terkenal. Kadar konsentrat alkohol berkisar 10% – 12% ABV.

1.3 Hard Cider ; 5% ABV

pengenalan alkohol

Hard Cider adalah alkohol dari fermentasi jus apel. Kadar konsentrat alkohol berkisar 5% ABV.

1.4 Mead ; 10%-14%

pengenalan alkoholMead adalah alkohol dari campuran air dengan fermentasi madu. Kadar konsentrat alkohol berkisar 10% – 14% ABV.

1.5 Sake ; 16%

pengenalan alkoholSake, alkohol yang terkenal dari Jepang dibuat dari fermentasi beras. Kadar konsentrat alkohol berkisar 16% ABV.

2. Minuman alkohol suling (Distilled Alcohol)

2.1 Gin ; 35% – 55% ABV

Gin adalah alkohol beraroma konsentrat tinggi yang terbuat dari buah Juniper. Kadar konsentrate alkohol berkisar 35% – 55%.

2.2 Brandy ; 35% – 60% ABV

Brandy adalah sulingan anggur. Kadar kosentrate alkohol berkisar 35% – 60%.

2.3 Whisky ; 40% – 50% ABV

Whisky adalah alkohol beraroma konsentrat tinggi yang terbuat dari fermentasi gandum.  Kadar konsentrat alkohol berkisar sekitar 40% – 50%.

2.4 Rum ; 40% – 75.5%

Rum adalah alkohol yang disuling dari fermentasi tebu atau molasis. Kadar konsentrat alkohol berkisar 40% – 75.5%.

2.5 Tequila ; 40%

Tequila termasuk salah satu alkohol beraroma konsentrat tinggi yang populer. Tequila terbuat dari tanaman agave yang berasal dari Mexico.  Kadar konsentrat alkohol berkisar 40% ABV.

2.6 Vodka ; 40%

Vodka adalah alkohol yang biasanya terbuat dari fermantasi gandum dan kentang. Kadar konsentrat alkohol berkisar 40% ABV.

2.7 Absinthe ; 40% – 90%

 Absinthe adalah alkohol beraroma konsentrat tinggi yang terbuat dari campuran rempah-rempah dan herbal. Kadar konsentrat alkohol berkisar 40% – 90%.

2.8 Everclear ; 60% – 95%

Everclear adalah alkohol beraroma konsentrat tinggi yang bahan dasarnya terbuat dari gandum. Kadar konsentrat alkohol berkisar 60% – 95%.

Sumber dari: https://www.alcoholrehabguide.org/alcohol/types/

%d bloggers like this: